Senin, 19 Desember 2011

Bentuk-Bentuk Muka Bumi pada Peta


Bentuk-bentuk muka bumi daratan
tidaklah rata, akan tetapi ber ariasi, baik
itu berupa dataran, dataran tinggi,
dataran rendah, tonjolan berupa bukit,
gunung, dome, maupun cekungan
berupa sungai, lembah, ngarai, atau
basin. Penggambaran bentuk-bentuk
muka bumi tersebut dapat digambarkan
melalui dua jenis peta, yaitu dengan
menggunakan peta umum berwarna
ataupun dengan menggunakan peta
khusus, seperti peta topografi atau peta
kontur. Pada peta kontur keadaan relief
muka bumi dapat diketahui dengan
jelas dengan melihat tingkat kerapatan konturnya atau dengan
membuat peta tida dimensinya.
Bentuk ketampakan muka bumi dapat kita bedakan menjadi
bentuk muka bumi daratan (termasuk sungai dan perairan darat
lainnya) serta bentuk muka bumi lautan. Penggambaran bentuk muka
bumi tersebut tentu saja tidak dapat ditampilkan sebagaimana aslinya,
melainkan berbentuk simbol. Adapun bentuk simbol-simbol yang
digunakan untuk menggambarkan ketampakan-ketampakan alam
tersebut dapat berupa simbol titik, simbol garis, ataupun simbol area
dan warna. Penggunaan simbol tersebut disesuaikan dengan bentukbentuk
muka bumi yang digambarkan pada peta. Untuk lebih
jelasnya, perhatikanlah uraian berikut ini.
1. Daratan
a. Dataran Rendah
Secara umum, dataran rendah diidentifikasikan sebagai relief
daratan yang mempunyai ketinggian antara 0 - 400 m. Bentuk muka
bumi berupa dataran rendah digambarkan dengan menggunakan
simbol area berwarna hijau. Pewarnaan hijau tersebut dapat dipecah
lagi menjadi beberapa tingkatan warna, misalnya warna hijau untuk
ketinggian antara 0 - 100 m dan warna hijau muda untuk ketinggian
antara 100 - 400 m. Pada peta topografi, dataran rendah dicirikan
dengan penggambaran garis kontur yang jarang.
b . Dataran Tinggi
Dataran tinggi diidentifikasikan sebagai relief daratan yang relatif
landai dengan ketinggian antara 400 - 1.000 meter dari permukaan air
laut. Dataran tinggi digambarkan dengan menggunakan simbol area
berwarna kuning atau cokelat muda. Pada peta topografi, penggambaran
dataran tinggi digambarkan dengan garis kontur yang agak
jarang, namun memiliki angka penunjuk kontur yang besar (antara
400 - 1.000 meter).
c . Kawasan Pegunungan atau Perbukitan
Kawasan pegunungan atau perbukitan diidentifikasikan sebagai
daratan yang memiliki kemiringan lereng yang relatif lebih besar bila
dibandingkan dengan dataran dan mempunyai ketinggian di atas 1.000
meter. Karena kemiringan lerengnya yang relatif besar, maka kawasan
ini bila digambarkan dengan peta kontur akan memiliki garis-garis
kontur yang relatif rapat satu sama lain. Adapun pada peta umum,
kawasan ini digambarkan dengan simbol area berwarna cokelat.
d . Rawa, Danau, dan Waduk
Rawa merupakan wilayah daratan yang
digenangi air, biasanya berada di dataran rendah
atau di daerah pantai. Adapun danau adalah
daratan luas yang digenangi air, sedangkan waduk
adalah danau buatan. Keduanya biasanya terletak
di dataran tinggi. Pada peta, danau dan waduk
digambarkan dengan simbol area berwarna biru,
sedangkan rawa digambarkan dengan simbol area
berwarna hijau dengan garis putus-putus.
e. Sungai
Sungai merupakan jalur atau
penampang yang dilalui oleh air dari
hulu ke hilir. Pada umumnya, sungai memiliki
mata air atau berhulu di kawasan
pegunungan atau dataran tinggi dan
bermuara di lautan. Pada peta, aliran
sungai digambarkan dengan garis yang
berkelok-kelok berwarna biru. Sementara
itu, pada peta kontur, sungai digambarkan
dengan garis yang memotong pola
kontur dengan arah kontur membelok ke
arah hulu.
f. Gunung
Gunung merupakan bentuk relief muka bumi yang menonjol.
Pada umumnya, memiliki ketinggian di atas 1.000 meter. Dalam peta,
gunung digambarkan dengan simbol segitiga berwarna merah untuk
gunung aktif dan segitiga berwarna hitam untuk gunung mati (tidak
aktif).
g. Kota/Permukiman dan Jalan
Suatu bentuk permukiman hanya ditunjukkan oleh letak ibukotanya.
Berdasarkan hierarki kota, penggambaran letak ibukota
digambarkan dengan simbol berikut ini.
152 Ilmu Pengetahuan Sosial IX
Adapun jalan yang merupakan hasil budidaya manusia
digambarkan dengan menggunakan simbol garis berwarna hitam
atau merah. Besar kecilnya jalan (kelas jalan) juga dibedakan
berdasarkan tingkat ketebalan garis pada peta. Pada peta-peta
umum tertentu, terdapat simbol area berwarna kelabu untuk
menunjukkan kawasan puncak gunung atau pegunungan bersalju
serta warna cokelat cerah (terkadang berbintik-bintik) untuk
menunjukkan daerah gurun.
2. Lautan


Berbeda dengan relief daratan yang mudah digambarkan
karena dapat terlihat dari atas, muka relief lautan relatif lebih sulit
ditentukan. Pada umumnya, lautan digambarkan dengan simbol
area berwarna biru. Seperti juga halnya dengan wilayah daratan,
penggambaran warna tersebut juga dapat dibedakan
menjadi beberapa tingkatan warna berikut ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar